Membangun citra kota Indramayu sebagai kota wisata budaya melalui literasi Digital

Screen Shot 2016-09-03 at 11.32.29

Kunjungan saya ke Indramayu kali ini berbeda dari sebelumnya, yang mana kunjungan sebelumnya saya menggunakan Kereta Api dan Bus via Bandung, saya saat ini datang ke Indramayu dengan menggunakan Mobil perusahan Qwords.com karena biar bisa santai dan tentunya bisa menentukan kapan berangkat dan kapan pulang lagi ke Bandung.

Pada Kunjungan ke-3 ini saya seperti biasa membawa misi edukasi literasi digital di event Pelatihan Blog bareng guru-guru se Indramayu. Pelatihan yang diikuti 100 orang lebih ini ingin mendorong literasi digital masyarakat Indramayu melalui workshop blog sehingga mampu mewujudkan masyarakat indramayu yang informatif.

ngamen di Indramayu

ngamen 1juta domain di Pendopo Kab Indramayu

Edukasi Literasi Digital yang saya sampaikan memang sebagai materi promosi Perusahaan Web Hosting dari Qwords.com, namun lebih bersifat berbagi kepada masyarakat Indramayu dengan fasilitas trial hosting selama sebulan gratis dari Qwords dengan subdomain namadomain.qwords.org. Selain trial hosting, saya juga menyampaikan program pemerintah melalui Kementrian Kominfo Mengenai program 1juta domain gratis .id yang saat ini digulirkan bagi UKM, Sekolah, Komunitas, Pesantren, dan Desa.

Pelatihan yang diselenggaran oleh Komunitas Guru TIK Indramayu dan Komunitas Blogger Mangga ini bertujuan untuk mendorong brand digital kota indramayu lebih baik dan berkualitas di dunia maya, khususnya kata kunci indramayu sebagai kota apa di google. Untuk diketahui, Indramayu memang saat ini dikenal sebagai Indramayu kota mangga, namun dibawah kata kunci itu,ternyata masih ada kata kunci negatif atas nama indramayu sebagai kota apa.

Citra Branding Digital sebuah kota memang saat ini sangat penting, dan peran literasi digital merupakan salah satu solusi untuk memperbaiki citra branding sebuah kota khususnya dibidang literasi.  Dengan menggunakan literasi digital, setidaknya memperbaiki posisi dari sebuah nama kota dalam hal ini kota indramayu, yang awalnya banyak terdapat kata kunci negatif seperti kota jabl**, kota P*K, dan nilai negatif lainnya, maka diharapkan menghasilkan citra branding dengan kampanye indramayu kota budaya yaitu Indramayu sebagai kota wisata yang berbudaya di mata literasi digital.

One Comment