membelot : karya wahyu heriyadi

Aku mengulum senapan
Pelurunya mengintaiku
Mata membelalak
Mulut tersumpal
Dipinggangku terselip granat
Siap diledakkan
Moncong senapan kembali mengintai
Mencari lagi mulut
Yang tersungut
Untuk dimasukkan moncong senapan
Dan dijejalkan bom
Supaya bungkam

Tak ada kata
Tubuh didera
Mulut tersumpal
Tak ada orasi
Megaphone diganti dengan bir
Tak ada sajak
Tangan diikat
Tak ada tulisan
Media dihantam

Atas nama perubahan
Mari menari telanjang bersama
Gedung yang menjulang
Hologram taman kota

Kini kepalaku ditodong
Moncong senapan terasa dingin
Di hening
Suara itu

Ayo ikuti pikiranku

Memaksaku
Tubuhku ikut
Kegirangan
Menggeliat
Tapi tidak pikiranku

2 Comments

membelot : karya wahyu heriyadi

Aku mengulum senapan
Pelurunya mengintaiku
Mata membelalak
Mulut tersumpal
Dipinggangku terselip granat
Siap diledakkan
Moncong senapan kembali mengintai
Mencari lagi mulut
Yang tersungut
Untuk dimasukkan moncong senapan
Dan dijejalkan bom
Supaya bungkam

Tak ada kata
Tubuh didera
Mulut tersumpal
Tak ada orasi
Megaphone diganti dengan bir
Tak ada sajak
Tangan diikat
Tak ada tulisan
Media dihantam

Atas nama perubahan
Mari menari telanjang bersama
Gedung yang menjulang
Hologram taman kota

Kini kepalaku ditodong
Moncong senapan terasa dingin
Di hening
Suara itu

Ayo ikuti pikiranku

Memaksaku
Tubuhku ikut
Kegirangan
Menggeliat
Tapi tidak pikiranku