Sha, aku mencintai pagi

180302

sha

kau masih di situ menungguku

sendiri dalam kesunyian.

Bernyanyilah seperti pagi

Yang menyanyikan kesegaran

Sha

kau masih termenung membenci pagi yang begitu indah.

Tersenyumlah walau untuk satu

Pagi

190302

sha

aku ingin pulang

menyusuri kepingan waktu yang berserakan

di ladang sunyi

ah, andai kau tahu kerinduanku ini, sha!

270302

hari ini aku demam tinggi

sha

entah racun apa yang menggerayangiku

ataukah karma atas kepedihan

yang kuberikan padamu

300302

sha, kau masih menungguku?

Ijinkan aku pulang, sha

Merangkai jarak waktu yang kutinggalkan untuk kurajut

Menjadi tautan kerinduan

070402

kau masih seperti dulu, sha

080401

telah kau katakan tentang

cintamu yang seluruh padaku

akupun begitu sha

090401

kita begitu bahagia sha

kau dan aku tak terpisahkan

100401

sha mengapa kau alirkan sungaimu disudut jernih indahmu

sungai bahagiakah?

Atau sebuah penyesalan?

Tidak, kau sangat bahagia

170401

berat ingin ku katakan

bahwa takdir semacam senja yang hadir diujung sore

yang nyata

apakah kau membenci pagi?

Senjamu begitu bahagia, bahagiakah kau?

020701

sha maafkan aku

040701

suratmu kubaca di indahnya pagi bermentari

kau kini menyukai kesunyian dan membenci senja

050701

kubaca berulangkali suratmu

salahku kah?

Aku mencintaimu sha!

170301

siapakah kau gadis manis yang mencuri pandang

mataindah rambut terurai merekah

kuning langsatmu

aku ingin mengenalmu

180301

sha

namamu indah

seindah musim semi

kaukah mentariku di waktu senja

aku pemilik pagi yang merekah

yang memberikan sinar mentari

aku yang mencintai pagi lebih dari segala waktu

sinar surya yang membersit

diantara embun

yang kusunting saat

waktu persenggalahan naik

tapi sha

kau mentariku di ujung senja

yang menemaniku memandang

horison

190301

sha kau laksana senja yang memancarkan seribu asa

210301

sha

kau pancarkan kata beribu luka

yang merajahi lekuk tubuhmu yang sunyi

reguklah air harapan

di telaga yang khusus kupersembahkan untukmu

tapi hanya diujung senja

sha

kau selalu menungguku di ujung

senja

telaga itu seperti telah menjadi bagian dari hidupmu

kau tanami sekitarnya

dengan bunga-bunga

070401

nyanyian senja ditelaga sore

kau terduduk menyatu diantara bunga

yang merekah

ini telagamu shaaku telah membuatnya

untukmu, semoga kau bahagia

080402

sha kau masih mencintai pagi

yuang telah memberikan kehangatan

dengan mentarinya

sha

kau senjaku

maafkan aku

sudut kota, 2006

Sha, aku mencintai pagi

180302

sha

kau masih di situ menungguku

sendiri dalam kesunyian.

Bernyanyilah seperti pagi

Yang menyanyikan kesegaran

Sha

kau masih termenung membenci pagi yang begitu indah.

Tersenyumlah walau untuk satu

Pagi

190302

sha

aku ingin pulang

menyusuri kepingan waktu yang berserakan

di ladang sunyi

ah, andai kau tahu kerinduanku ini, sha!

270302

hari ini aku demam tinggi

sha

entah racun apa yang menggerayangiku

ataukah karma atas kepedihan

yang kuberikan padamu

300302

sha, kau masih menungguku?

Ijinkan aku pulang, sha

Merangkai jarak waktu yang kutinggalkan untuk kurajut

Menjadi tautan kerinduan

070402

kau masih seperti dulu, sha

080401

telah kau katakan tentang

cintamu yang seluruh padaku

akupun begitu sha

090401

kita begitu bahagia sha

kau dan aku tak terpisahkan

100401

sha mengapa kau alirkan sungaimu disudut jernih indahmu

sungai bahagiakah?

Atau sebuah penyesalan?

Tidak, kau sangat bahagia

170401

berat ingin ku katakan

bahwa takdir semacam senja yang hadir diujung sore

yang nyata

apakah kau membenci pagi?

Senjamu begitu bahagia, bahagiakah kau?

020701

sha maafkan aku

040701

suratmu kubaca di indahnya pagi bermentari

kau kini menyukai kesunyian dan membenci senja

050701

kubaca berulangkali suratmu

salahku kah?

Aku mencintaimu sha!

170301

siapakah kau gadis manis yang mencuri pandang

mataindah rambut terurai merekah

kuning langsatmu

aku ingin mengenalmu

180301

sha

namamu indah

seindah musim semi

kaukah mentariku di waktu senja

aku pemilik pagi yang merekah

yang memberikan sinar mentari

aku yang mencintai pagi lebih dari segala waktu

sinar surya yang membersit

diantara embun

yang kusunting saat

waktu persenggalahan naik

tapi sha

kau mentariku di ujung senja

yang menemaniku memandang

horison

190301

sha kau laksana senja yang memancarkan seribu asa

210301

sha

kau pancarkan kata beribu luka

yang merajahi lekuk tubuhmu yang sunyi

reguklah air harapan

di telaga yang khusus kupersembahkan untukmu

tapi hanya diujung senja

sha

kau selalu menungguku di ujung

senja

telaga itu seperti telah menjadi bagian dari hidupmu

kau tanami sekitarnya

dengan bunga-bunga

070401

nyanyian senja ditelaga sore

kau terduduk menyatu diantara bunga

yang merekah

ini telagamu shaaku telah membuatnya

untukmu, semoga kau bahagia

080402

sha kau masih mencintai pagi

yuang telah memberikan kehangatan

dengan mentarinya

sha

kau senjaku

maafkan aku

sudut kota, 2006

4 Comments