Belajar IT berbonus Foto bersama “Artis Korea” di #KIVSukabumi

Tim #KIVSukabumi yang mengaku bernama "Salut IT" yang menurut mereka artinya "hi", berasal dari bahasa Rumania, kira-kira maksudnya adalah mereka ingin menyapa negeri yang didatangi dengen penuh keceriaan, dan semangat berbagi. Dan, kemarin malam mereka begitu bersemangat mempersiapkan hari hingga begadang sampe pukul 03.00 dinihari. 
Hari ini, dengan berbekal semangat berbagi mereka mengunjungi kecamatan utk memperkenalkan diri mereka dan sekaligus melaporkan kedatangan mereka agar dapat diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat Surade dan sekitarnya. Diterima oleh Sekretaris Camat, Bapak Asep yang menerima dengan ramah serta menyambut baik apa yang akan mereka buat. 
Pada saat bersamaan, di kecamatan sedang dilakukan pembuatan e-ktp sehingga dipersilahkan untuk mengamati dan bertanya-tanya tentang kegiatan tersebut. Beberapa hal menurut mereka ada kesamaan dari peembuatan KTP atau Identitas card yang ada di Korea, namun mereka berkata bahwa disana tidak ada pendataan dengan melihat kelopak mata.
Setelah berfoto dengan officer  di Kecamatan, tim kemudian mengunjungi 
salah satu sekolah kejuruan di Surade yaitu SMK Bina Bangsa yang memiliki 4 kejuruan seperti otomotif, Ekonomi, Pertanian dan Teknologi Informasi. Saat itu di Sekolah sedang diadakan orientasi siswa yang baru masuk, kemudian siswa di satukan untuk mendapatkan sosialisasi kehadiran mahasiswa korea di dekat sekolah mereka. Siswa diundang untuk mengikuti program yang berjalan di Warnet Desa, juga diberikan kesempatan membuat kelas agar mereka bisa berkunjung ke Sekolah bila diperlukan.
Hari ini belum ada kelas berbagi, namun pendamping bersama pemilik warnet desa berusaha agar ada kegiatan. Akhirnya malam hari dimulai pukul 19.00 Warnet Desa kedatangan beberapa anak siswa sekolah untuk mengikuti program. Kegiatan pertama ini dipandu oleh Cho JuHye, satu-satunya perempuan diantara tim yang membawa materi MS Powerpoint. 
Kelas Cho JuHye sangat menyenangkan, walaupun banyak siswa yang kurang begitu mengerti bahasa yang digunakan, namun secara teknis bisa mengikuti dan juga dengan bantuan pendamping untuk menjelaskan dalam bahasa Indonesia. Direncanakan, kelas akan berjalan 5 hari sehingga menghasilkan siswa yang mampu menggunakan MS Powerpoint dengan powerfull. 
Mahasiswa Korea ini memang menjadi magnet tersendiri dalam program, khususnya siswi sekolah yang begitu ngefans terhadap orang korea. Kegiatan foto bersama tidak bisa dielakan dan uga saling berbagi cerita antara fans dan mahasiswa Korea yang saat ini menjadi artisnya.
Sampai ketemu besok dengan cerita lainnya ya ^_^  
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *