Cerita Infrastruktur Internet Part 2 : Membangun Kolaborasi

Ini adalah cerita lanjutan cerita Infrastruktur Internet Part 1, yang belum baca silahkan dibaca dulu. Nah, dalam cerita part 2 ini saya akan bercerita tentang proses kolaborasi yang dilakukan sejak awal inisiasi yang sudah dilakukan sejak tahun 2014 silam. proses yang panjang ini memang karena tanpa perencanaan, artinya ngalir aja sesuai rencana Tuhan. Kolaborasi yang saya lakukan sebetulnya bukan sebuah program terencana, bahkan kalau bisa dibilang kepikirannya di jalan saat berproses, misal bagaimana saya terhubung dengan SMK Eka Nusa Putra di jaringao, lalu bagaimana program ini bisa berkolaborasi dengan Pesantren Pemberdayaan Almuhtadin yang lokasinya sebetulnya satu desa, namun malah baru tau saat proses komunikasi ini. 

Hal-hal ini memang menarik, gerakan kebaikan itu satu frekuensi, dan biasanya akan bertemu dengan titik tertentu untuk ditakdirkan kolaborasi. Saat saya mencari dukungan agar program ini bisa berjalan, saya teringat paman saya yang merupakan Kepala Sekolah di SMK Eka Nusa Putra, dan saat saya temukan beliau untuk menawarkan pemasangan infrastruktur Internet, ternyata beliau dan yayasan yang menaungi SMK itu lagi kebingungan dengan kebutuhan infrastruktur internet yang harus ada sebagai prasyarat disetujuinya ijin SMK bidang keahlian Teknik Jaringan Alat telekomunikasi. 

Begitupun saat penentuan titik infrastruktur yang ditargetkan 10 titik di 8 desa di kecamatan ciracap, munculnya Pesantren Pemberdayaan Almuhtadin justru saya tidak tahu di dekat kampung saya ada sebuah pesantren yang justru sedang mengembangkan Ekowisata dan Pesantren Vokasi bidang Pertanian, dan sangat membutuhkan support Internet karena ada kegiatan pembelajaran jarak jauh dengan narasumber-narasumbernya. 

Kecamatan Ciracap yang berada di ujung selatan Kabupaten Sukabumi saat ini merupakan salah satu kecamatan yang memiliki titik blank spot akses internet, bahkan di beberapa titik akses selular saja sangat sulit diakses untuk digunakan menelpon atau sms. Sehingga sebetulnya memang hampir tiap titik di desa-desa yang ada di Kecamatan Ciracap butuh dukungan akses infrastruktur internet yang terjangkau dan stabil.

Dengan kondisi seperti ini, pengembangan Infrastruktur di Kecamatan Ciracap menjadi hal yang sangat penting dalam rangka pemerataan akses internet di Pedesaan. Dan tentunya, kondisi ini membutuhkan kolaborasi yang sangat luas dengan berbagai pihak dan tentunya harus kolaborasi yang saling menguatkan dan mendorong pengembangan pihak-pihak yang kolaborasi.

Melalui Program Pengembangan Infrastruktur Internet berbasis komunitas di Pedesaan, Common Room selain menggandeng Relawan TIK Sukabumi untuk memunculkan solusi adanya akses internet yang terjangkau di Pedesaan dengan pola strategi berbasis komunitas membutuhkan kolaborasi-kolaborasi lain dengan berbagi pihak yang sama-sama bermimpi untuk mendorong kehidupan yang lebih baik di pedesaan dengan pemanfaatan internet yang sehat aman dan produktif.